the Days After http://jurnal.snydez.com/ Snydez Personal Journal Wed, 08 Sep 2010 12:56:08 +0700 http://backend.userland.com/rss092 milis@-removethis-snydez.com milis@-removethis-snydez.com en-us Copyright (c) 2002 - 2010 snydez.com bonus emping <p>gara-gara postingan <a href="http://antyo.rentjoko.net/" target="_blank"><strong>oom tyo</strong></a> mengenai <a href="http://memo.blogombal.org/2010/08/31/sahur-berbonus-cd/" target="_blank">sahur berbonus CD</a> jadi inget pengalaman gue sendiri.</p> <p>waktu itu tertarik makan soto daging. setelah pesan 1 soto dan nasi, duduklah menunggu pesanan datang. <br /> tak lama datang si mbak pegawai warung soto tadi, ada nasi, soto, dan satu plastik emping.</p> <p>di sotonya sendiri sudah ada emping. makanya heran juga kenapa ada satu plastik emping lagi. trus si mbak nya dengan nada bertanya bilang, "mau tambah empingnya?"</p> <p>karena ditanya mau "tambah", ya gue iyain.</p> <p>pas bayar, ternyata, emping plastikan itu dikasih harga. siyal, kirain emang udah paketannya.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> http://jurnal.snydez.com/id/1442/ iklan di adzan maghrib astaga, udah lama ga perhatiin soal iklan di adzan maghrib pas ramadhan , sekarang ada lagi . &nbsp; adzan itu harusnya jangan dijadikan komoditi jualan. entah apa yang ada di otak sales mamage.. http://jurnal.snydez.com/id/1441/iklan-di-adzan-maghrib ultah denny ke-3 <p> <div style="color: #000000; font-family: Georgia, Verdana, sans-serif; font-size: 85%; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: #ffffff; padding-top: 0px; padding-right: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; margin: 0px;"> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;"><a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://defal.wordpress.com/2010/08/17/ultah-ke-3/" target="_blank">ulang tahun denny 17 agustus</a>&nbsp;ini kebetulan bulan ramadhan, jadi sekalian bikin acara buka puasa bersama.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">salah satu susahnya punya anak yang pengen bikin acara di tanggal 17 agustus adalah harus bersaing dengan lomba-lomba tujuhbelasan. soalnya bisa jadi banyak yang ga bisa bentrok karena acara lomba. atau juga teman/saudara yang tinggal jauh dari rumah kesulitan untuk sampai disini karena banyaknya jalan yang ditutup untuk acara 17an.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;"><a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://s126.photobucket.com/albums/p92/snydez/?action=view&amp;current=denny_bongkar_kado.jpg" target="_blank"><img style="border: 0px initial initial;" src="http://i126.photobucket.com/albums/p92/snydez/denny_bongkar_kado.jpg" border="0" alt="birthday,gift,kid,kids,batita,ultah" /></a></p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">makanya lumayan beruntung untuk tahun ini, acara lomba tujuhbelasan ga ada dilingkungan sini, jadi pada bisa datang&nbsp;<em>on-time</em>.</p> </div> </p> http://jurnal.snydez.com/id/1440/ultah-denny-ke-3 beli software <p> <div style="color: #000000; font-family: Georgia, Verdana, sans-serif; font-size: 85%; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: #ffffff; padding-top: 0px; padding-right: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; margin: 0px;"> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">seumur umur gue belum pernah beli software. hal yang lucu buat orang yang berkecimpung di dunia per-software-an :D</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">kalo ngomongin beli cd bajakan, bukan itu yang gue maksud. yang gue maksud membayar software yang gue pake kepengembangnya.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">dan akhirnya&nbsp;<a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://robothijau.blogspot.com/2010/08/my-first-paid-application.html" target="_blank">gue membeli sebuah software</a>, yeay! :D&nbsp;</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">rasanya? rasanya menyenangkan, seperti setelah melakukan kebaikan... errr.. emang berbuat kebaikan deng. harga software yang gue beli ga seberapa. cuma seharga 1 kali minum starbucks atau nonton di bioskop. tapi puasnya memang beda.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">salah satu yang menyebabkan orang pada ga terpikirkan untuk&nbsp;<strong>mem</strong>beli software, mungkina karena dibayangan mereka harga software itu mahal.<br />iya sih, untuk software komputer jelas mahal. makanya gue memulainya dari yang kecil, doain aja bisa membeli software yang mahalan ;)</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">selain itu, software itu ga ada barang fisiknya. sementara orang terbiasa untuk beli sesuatu ada barangnya, bukan sesuatu yang ga berbentuk.<br />dan juga mungkin karena kemudahan ditemuinya bajakan disini, sehingga dogma bahwa beli bajakan aja dari pada beli asli itu kental banget di otak orang sini.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">&nbsp;</p> </div> </p> http://jurnal.snydez.com/id/1439/beli-software 4th (appliance) <p> <div style="color: #000000; font-family: Georgia, Verdana, sans-serif; font-size: 85%; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: #ffffff; padding-top: 0px; padding-right: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; margin: 0px;"> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;"> <div style="color: #000000; font-family: Georgia, Verdana, sans-serif; font-size: 85%; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: #ffffff; padding-top: 0px; padding-right: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; margin: 0px;"> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;"><a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wedding_anniversary" target="_blank">wedding anniversary</a>&nbsp;ke-4 menurut US. modern adalah&nbsp;<em>appliance</em>, sementara menurut US&nbsp;<em>traditional</em>&nbsp;adalah&nbsp;<em>linen, silk</em>. sementara untuk UK traditional adalah&nbsp;<em>fruit</em>&nbsp;and&nbsp;<em>flower</em>.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">karena&nbsp;<em>by reques</em>t, untuk kali ini dicocok-cocokin dengan "appliance",&nbsp;<strong>blackberry&nbsp;&nbsp;gemini (curve) 8520</strong>. dan gue dikasih dompet dan ikat pinggang&nbsp;<strong>hush puppies</strong>&nbsp;yang cocok sama<a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="id/1414/3rd-leather" target="_blank">kado tahun lalu&nbsp;</a>harusnya. :D</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">alhamdulillah&nbsp;<a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://desisonny.com" target="_blank">udah &nbsp;ngejalanin</a>&nbsp;3 tahun dengan suka dan dukanya, alhamdulillah dikaruniai&nbsp;<a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://defal.wordpress.com" target="_blank">anak</a>&nbsp;<a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://rafaro.tumblr.com" target="_blank">anak</a>&nbsp;yang lucu lucu. semoga perjalanan panjang didepan bisa dilewati dengan ikhlas. &nbsp;amin.</p> </div> </p> </div> </p> http://jurnal.snydez.com/id/1438/4th-appliance bandung, beberapa tahun kemudian <p>&nbsp;</p> <div style="color: #000000; font-family: Georgia, Verdana, sans-serif; font-size: 85%; background-image: initial; background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: #ffffff; padding-top: 0px; padding-right: 5px; padding-bottom: 0px; padding-left: 5px; margin: 0px;"> <p style="text-align: center;">bertahun-tahun setelah lulus kuliah, bisa dihitung dengan jari tangan sebelah berapa kali pergi ke bandung. &nbsp;tanpa ada kepentingan apa apa lagi, ya memang sama sekali ga ada niatan untuk ke bandung secara regular.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">pernah tahun 2005-an gue ke&nbsp;<a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="id/1&lt;mce:script type=">061/8jamdibandung" target="_blank"&gt;bandung cuma dalam hitungan jam</a>. lalu pernah juga waktu masih pedekate sama ran, gue ke bandung juga cuma itungan jam, pagi berangkat pulang sore. dan yang waktu mau pulang ke jakarta&nbsp;<a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="id/1424/tangkuban-parahu" target="_blank">dari subang</a>, walhasil cuma ngelewatin doang untuk masuk ke tol.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">karena kebetulan diajakin nyokap bokap, akhirnya kita pergi ke&nbsp;<strong>bandung</strong>&nbsp;karena pengen niat liburan.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">berangkat sekitar jam 7 pagi, sampai di tempat kita akan menginap di&nbsp;<strong>galeri ciumbuleuit hotel &amp; apartment</strong>, sekitar jam 10-an. tidak ada hambatan diperjalanan selain bahwa truk lamban yang harus dilewatin di tol&nbsp;<strong>padaleunyi</strong>. &nbsp;</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">hal yang paling gue mesti berfikir keras untuk mengingat. adalah dimana belokan ke&nbsp;<strong>cipaganti</strong>. karena sekarang ada&nbsp;<strong>jembatan pasopati</strong>&nbsp;yang melintas sampai ke&nbsp;<strong>gedung sate</strong>langsung dari keluaran&nbsp;<strong>pasteur</strong>. untung ga nyasar, dan sukses sampe di lokasi.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">setelah istirahat dan makan siang, dan kita berenang.<br /><a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://s126.photobucket.com/albums/p92/snydez/?action=view&amp;current=swimming_pool.jpg" target="_blank"><img style="border: 0px initial initial;" src="http://i126.photobucket.com/albums/p92/snydez/swimming_pool.jpg" border="0" alt="location" /></a></p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;"><a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://defal.wordpress.com/2010/07/19/kolam-renang/" target="_blank">denny</a>&nbsp;dan rafaro heboh, walaupun pada awalnya pada takut-takut gitu. sayangnya mereka cuma sebentar, karena ga berapa lama udah menggigil kedinginan.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">selesai berenang, kita pergi ke factory outlet yang paling bisa gue inget. di deket-deket situ yang keinget cuma&nbsp;<strong>rumah mode</strong>. dan benar ga jauh, cuma karena itu sore menjelang malam minggu, padat banget kendaraan yang bergerak keatas.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">sampai di&nbsp;<strong>rumah mode</strong>, gue heran, apakah beberapa tahun yang lalu parkiran dan jenis usahanya sebanyak ini? soalnya selain toko baju, juga ada restoran dan tempat bermain anak-anak ala kadarnya.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">ibu-ibu pada masuk ke toko, gue nemenin&nbsp;<strong>denny</strong>&nbsp;main di tempat bermain anak-anak.&nbsp;<br />dan demi hemat dan ga ribet, mobil parkir di<strong>&nbsp;rumah mode</strong>, dan kita kemudian jalan menyambangi&nbsp;<em>factory outlet&nbsp;</em>lainnya yang ada disekitar.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">setelah puas disekitaran setiabudi, trus turun ke&nbsp;<strong>dago</strong>. disana mampir lagi ke&nbsp;<em>factory outlet</em>&nbsp;dan makan di&nbsp;<strong>kfc dago</strong>. &nbsp;karena udah gelap, plus gue nyupir, gue ga terlalu perhatian dengan situasi&nbsp;<strong>dago</strong>, kecuali macet. beruntung hujan turun, jadi masih diluar ekspektasi gue bakalan macet gila.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">selesai makan, kita kembali ke hotel. dan karena lelah, pada tidur cepet.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">paginya, ketika sarapan, ternyata voucher nya cuma ada tiga, dan yang turun makan berempat. walhasil satu terpaksa bayar. dan ini merupakan sarapan pagi gue termahal <script src="templatez/tiny_mce/themes/advanced/langs/en.js" type="text/javascript"></script> , 80ribu udah pajak. gile aja.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">eh, ditempat sarapan, ketemu sama&nbsp;<strong>arief</strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>mei</strong>. mereka bersama buntut 4 orang :D mereka juga liburan bersama keluarga mereka. gue udah lama banget gak ketemu mereka, udah gak inget kapan terakhir ketemu.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">setelah&nbsp;<em>catch up what's trailing from our lives</em>, balik ke kamar untuk siap-siap checkout. tapi sebelumnya, berenang lagi. &nbsp;<br />lumayan rame dari kemarin, bahkan ada orang yang latihan renang indah. kolam udah rame gitu, masih aja ga mikir. aneh.</p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;" align="center"><a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://s126.photobucket.com/albums/p92/snydez/?action=view&amp;current=galeri_ciumbuleuit.jpg" target="_blank"><img style="border: 0px initial initial;" src="http://i126.photobucket.com/albums/p92/snydez/galeri_ciumbuleuit.jpg" border="0" alt="hotel,location,building" /></a></p> <p style="margin-top: 0.3em; margin-bottom: 0.7em;">dan setelah berenang, sambil perjalanan pulang, beli oleh oleh dulu. setelah mencoba mengingat-ingat apa yang paling gampang, trus kemaren sekilas ngeliat toko kartika sari di dago, dan&nbsp;<strong>ran</strong>&nbsp;pengen beli batagor riri, yang kebetulan ada stall nya di salah satu factory outlet.&nbsp;<br />gue &nbsp;ngambil jalan taman sari, dengan rencana belok di balubur ke arah dago.&nbsp;<br />eh gue kaget, ternyata pasar&nbsp;<strong>balubur</strong>&nbsp;udah ga ada. karena jembatan&nbsp;<strong>pasopati</strong>&nbsp;melintas tepat di atasnya.&nbsp;</p> <div> <div class="imgpostkiri"><a style="color: #006400; text-decoration: none;" href="http://s126.photobucket.com/albums/p92/snydez/?action=view&amp;current=ganesha.jpg" target="_blank"><img style="border: 0px initial initial;" src="http://i126.photobucket.com/albums/p92/snydez/ganesha.jpg" border="0" alt="statue,location" /></a><br />ganesha</div> </div> <div>dan setelah menyentuh dago, ternyata semua ada disitu.&nbsp;<strong>kartika sari</strong>,&nbsp;<strong>batagor riri</strong>,&nbsp;<strong>brownies amanda</strong>, dll ada semua di&nbsp;<strong>dago</strong>. jadi emang kalo ga mau repot, ya kalo ke<strong>&nbsp;bandung</strong>ya ke&nbsp;<strong>dago</strong>&nbsp;aja, ga perlu menyusurin toko-toko aslinya kalo mau beli oleh-oleh.</div> <div><br /></div> <div><br /></div> </div> <p>&nbsp;</p> http://jurnal.snydez.com/id/1437/bandung-beberapa-tahun-kemudian toy story 3 <p>karena sudah <a href="http://defal.wordpress.com/2010/07/07/toy-story-3/" target="_blank">janji mau ngajak</a> <strong>denny </strong>nonton <a href="http://disney.go.com/toystory/" target="_blank">toy story 3</a>, ahirnya senin kemarin kesampean juga. kita nonton di <a href="http://blitzmegaplex.com" target="_blank">blitzmegaplex</a> <a href="http://mallofindonesia.com" target="_blank">mall of indonesia</a>. ini baru pertama kalinya nonton di <strong>blitzmegaplex MoI</strong>, agak agak bingung dimana beli tiketnya. eh ternyata loket tiketnya gabung sama penjualan <em>snack</em>.</p> <p>seperti layaknya <a href="http://pixar.com" target="_blank">pixar</a> dan <a href="http://disney.go.com" target="_blank">disney</a>, cerita yang dikemas menarik dan juga animasi yang keren. gue ngikutin dari <strong>toy story 1</strong> dan <strong>toy story 2</strong>, seinget gue kedua film itu ngga nampilin mukanya ibunya <strong>andy</strong>, tapi di <strong>toy story 3</strong> ini ditampilin. ada scene dimana ditampilin foto <strong>andy</strong>, <strong>molly </strong>dan ibunya, yang menimbulkan pertanyaan oleh denny, "papa nya mana?", sebenernya pertanyaan yang sama dikepala gue semenjak <strong>toy story 1</strong>.</p> <p>&nbsp;</p> <div class="imgpostkiri"><a href="http://s126.photobucket.com/albums/p92/snydez/?action=view&amp;current=toystory3_.jpg" target="_blank"><img style="border: 0; float: left;" src="http://i126.photobucket.com/albums/p92/snydez/toystory3_.jpg" border="0" alt="toy story 3" /></a> <div>source: <a href="http://www.daemonsmovies.com/2010/05/04/toy-story-3-another-movie-poster/" target="_blank">daemonmovies</a></div> </div> <p>kalau melihat posternya yang di pejeng di <strong>blitzmegaplex</strong>, terlihat <strong>buzz </strong>agak dominan dari <strong>woody</strong>. walaupun di dalam cerita tetep dominan <strong>woody</strong>. <br /> nah ngomonigin <strong>buzz</strong>, ada yang kaya'nya ilang di sekuel ke-3 ini, yaitu jargonnya <strong>buzz</strong>, "to infinity and beyond" sama sekali ga keucap. yang ada malah<strong> </strong>yang bahasa spanyol.</p> <p>buat <strong>denny </strong>yang baru pertama kali nonton bioskop, ada beberapa adegan yang memang serem. tapi <strong>denny </strong>beruntung masih bisa mengatasi itu, paling dia banyak tanya aja :D</p> <p>dibeberapa adegan gue merasa ada yang terinspirasi oelh film-film tertentu, sebut aja adegan dimana monyet nya dilibet selotip, mirip adegan di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dexter_(TV_series)" target="_blank">dexter</a>. atau woody yang tersangkut di pohon dan jatuh tertahan beberapa centimeter dari tanah, mirip adengan di <a href="http://www.imdb.com/title/tt0117060/" target="_blank">mission: impossible</a> atau <a href="http://www.imdb.com/title/tt0373889" target="_blank">harry potter and the order of phoenix</a>.</p> <p>dan ada kejadian ketika gue tertawa sendiri (orang lain engga), yaitu ketika adegan woody ngambil sepotong toilet tissue untuk melapisi dudukan toilet, <a href="id/1127/publiclyinexperience" target="_blank">mengingatkan akan gue</a>.</p> <p>dan sampai akhirnya adegan sedih ketika <strong>andy </strong>sudah harus merelakan mainannya di'waris'kan ke <strong>bonnie</strong>. *snif</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> http://jurnal.snydez.com/id/1436/toy-story-3 tvc mie sedaap mengajarkan anak untuk berbohong gue sangat keberatan dengan penayangan <abbr title="televsion commercial">tvc</abbr> mie sedaap ini. karena jelas jelas menampilkan bagaimana seorang anak berbohong [karena disuruh bapaknya]. <object width="500" height="405"><param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/7VsqoUhTGTI&hl=en_US&fs=1&rel=0&border=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/7VsqoUhTGTI&hl=en_US&fs=1&rel=0&border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="500" height="405"></embed></object> dari jaman dulu praktisi perkilanan berkilah, bahwa orang tua lah yang harus memfilter apa yang harus ditonton anak. jadi kalo ada iklan nyeleneh jangan nyalahin iklannya (atau agency/pembuat nya). jadi mereka lebih memilih melepaskan keburukan ketengah publik, dan nyuruh publik untuk menghindari keburukan tersebut dibanding menyebarkan sesuatu yang bagus dari semenjak awal. gue sangat keberatan dengan penayangan <abbr title="televsion commercial">tvc</abbr> mie sedaap ini. karena jelas jelas menampilkan bagaimana seorang anak berbohong [karena disuruh bapaknya]. <object width="500" height="405"><param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/7VsqoUhTGTI&hl=en_US&fs=1&rel=0&border=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/7VsqoUhTGTI&hl=en_US&fs=1&rel=0&border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="500" height="405"></embed></object> dari jaman dulu praktisi perkilanan berkilah, bahwa orang tua lah yang harus memfilter apa yang harus ditonton anak. jadi kalo ada iklan nyeleneh jangan nyalahin iklannya (atau agency/pembuat nya).gue sangat keberatan dengan penayangan <abbr title="televsion commercial">tvc</abbr> mie sedaap ini. karena jelas jelas menampilkan bagaimana seorang anak berbohong [karena disuruh bapaknya]. <object width="500" height="405"><param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/7VsqoUhTGTI&hl=en_US&fs=1&rel=0&border=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/7VsqoUhTGTI&hl=en_US&fs=1&rel=0&border=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="500" height="405"></embed></object> dari jaman dulu praktisi perkilanan berkilah, bahwa orang tua lah yang harus memfilter apa yang harus ditonton anak. jadi kalo ada iklan nyeleneh jangan nyalahin iklannya (atau agency/pembuat nya). jadi mereka lebih memilih melepaskan keburukan ketengah publik, dan nyuruh publik untuk menghindari keburukan tersebut dibanding menyebarkan sesuatu yang bagus dari semenjak awal. jadi mereka lebih memilih melepaskan keburukan ketengah publik, dan nyuruh publik untuk menghindari keburukan tersebut dibanding menyebarkan sesuatu yang bagus dari semenjak awal. http://jurnal.snydez.com/id/1435/tvc-mie-sedaap-mengajarkan-anak-untuk-berbohong niche terarah <p>udah niche, terarah pulak, apapulak sih ini, :D,</p> <p> ada sebuah tempat makan dibelakang kantor, <a href="http://foursquare.com/venue/3368623" target="_blank">warung (sunda) galunggung</a>, jualan utamanya sebagaimana warung nasi ya nasi dan lauk pauknya.<br/> tapi untuk hari-hari tertentu, warung ini menjual beragam sop/soto daging/iga/ayam. contoh, kalo hari senin: sedia sop iga tapi ga sedia soto ayam karena soto ayam adanya hari selasa.<br/> jadi kalo datang di hari senin dan pengen soto ayam, pasti diarahkan untuk beli sop iga, karena soto ayam baru dijual besok</p> <p> mungkin pada dasarnya si ibu penjual cuma pengen menekan kerugian, ini asumsi gue doang, <Br/> tapi yang terjadi si penjual mendikte pembelinya, untuk beli makanan apa sesuai harinya.<br/> malah kalo emang makanan yang dipengen ga ada dihari yang dimaksud, mungkin aja si calon pembeli besoknya (dihari berikutnya) datang untuk beli makanan yang dihari ini ga ada<br/> </p> <p>disini daya tawar si ibu penjual malah jadi ga bisa ditawar-tawar :D, karena kalo nyari makanan yang dimau ga ada, bisa dibilang sangat-sangat jarang untuk si calon pembeli ini pergi atau ga jadi, pasti tetep makan makanan lain yang tersedia</p> http://jurnal.snydez.com/id/1434/niche-terarah profesional dan semi <p>untuk kepentingan mengurus <img src="/templatez/tximg/sensor.jpg">, gue dan <strong>ran </strong>mesti ngasi pas foto berbagai ukuran. <br /> <strong>ran </strong>berfoto di salah satu studio foto yang masang plang "FDI fuji digital image", dan gue pergi ke <strong>benhil</strong>, ke studio fuji image plaza.</p> <p><strong>ran </strong>bayar 50r dan dapat CD tapi diambil besoknya, gue bayar 90r dan ga dapet CD langsug diambil.</p> <p>cari-cari tau kenapa gue bayar mahal, si mbak nya bilang, karena untuk memenuhi satu lembar kertas foto jadi di optimalkan jadi 3lembar kertas foto. intinya gue bayar 3 lembar kertas foto seharga 30r. dan kalau mau pake CD harus nambah beberapa ribu lagi.</p> <p>sementara <strong>ran, </strong>ga tau gimana, tapi yang dihitung kaya'nya jumlah lembar pas foto nya (dan dioptimalkan juga).</p> http://jurnal.snydez.com/id/1427/profesional-dan-semi