Hari ini pas lagi nyiapin jas untuk dipakai ke resepsi nikahnya reni, Gue terkejut pas pakai celananya. SUDAH TIDAK BISA DIKANCING LAGI!
jas ini adalah jas yang gue pake ketika nikah 5 tahun lalu, dan sekarang antar kancing celana berjarak lebih dari 5 cm! yang ada dibayangan, 10 tahun lagi, jarak antar kancing celana itu bisa 10cm lebih dunk ::d
]]>
semenjak menikah, dan menempati rumah terpisah dari orang tua, tentu saja perlu barang-barang keperluan sehari-hari di rumah tersebut.
karena masih kosong, tentu saja sebagian besar barang-barang dibeli hampir serentak. dari tv, kulkas, lemari, sofa, meja, kompor, ac dll.
yang namanya benda tentu saja ada umur pakainya. beberapa atau semua) dari barang-barang tersebut akan mencapai salah satu fase pemakaian, yaitu: rusak
buat beberapa barang, masih ada kesempatan diperbaiki. tapi, salah satu kendala memperbaiki atau mereparasi barang yang sudah lumayan berumur adalah: harga sparepartnya yang mahal, sehingga bikin berfikir ulang apa mau direparasi atau akhirnya beli baru.
sementara itu, barang yang sudah diservice rata-rata sudah tidak se-mumpuni sebelum rusak. katakanlah, sudah 70% dari ke'mampuan'nya.
tentu saja, di indonesia ini, di negeri orang kreatif, ada yang menyediakan sparepart non-original, kw, second class.
namanya juga bukan barang asli, jangan harap memuaskan, ok lah, ketika baru diganti akan mempunyai performance yang nyaris sama dengan sparepart asli. tapi daya tahannya akan jauh beda dengan yang asli.
bahkan diganti dengan sparepart asli aja belum tentu bisa mengembalikan performance nya seperti semula, apalagi yang kw ini.
kalo misalnya memilih opsi untuk beli baru, masalah lain timbul: barang lama dikemanain?
barang rusak, dihibahkan ke orang lain belum tentu mau.
makanya paling menyenangkan ketika membeli barang baru dan tokonya ada program trade in. barang lama elo dihargai ala kadarnya dengan harga yang miris.
tapi ya itu, buat apa juga nyimpen barang lama rusak, sementara barang baru udah ada.
dari sekian hal tersebut, yang paling bikin sesek adalah, ketika sebagian besar barang tersebut rusak pada waktu yang berdekatan.
walhasil pengeluaran rumah tangga untuk perbaikan atau beli baru membengkak.
]]>
paket data internet dari provider-provider disini kemungkinan memang dirancang untuk pengguna henpon, bukan pengguna modem berbasis 3G / atau sejenisnya. ini kesimpulan yang akhirnya gue ambil setelah mengalami beberapa kendala yang terkait dengan perangkat penghubung koneksi pada paket data provider telekomunikasi.
jadi setelah berkutat dengan registrasi dan remah-remah lainya, paket data juga cenderung bermasalah setelah pemakaian. jadi, setelah beberapa lama kemudian, paket data 100ribuan yang gue pilih akan habis masa berlakunya.
dan, gue menyisakan pulsa yang cukup lumayan sekitar 50ribuan. yang emang gue persiapkan untuk membeli paket data internet yang lain.
di hari h, dimana paket data berakhir. gue sengaja dong, menghambur-hamburkan bandwith, donlod ini, youtube -an itu. dengan harapan ketika jam nya sampai, internet gue mati. dan gue akan beli paket data yang lain.
tapi apa yang terjadi. udah lewat dari jam 'penghabisan' koq internet gue ga mati? ah, bonus kali nih, gue pikir. ya terus aja gue brosing-brosing. dan akhirnya karena ada rasa ga sreg. gue coba check pulsa via web. OASTAGAAAAHHHH! pulsa gue tinggal 27ribu! langsung gue disconnect.
sialan, sialan, kena jebak deh gue. jadi setelah paket data berakhir, alih-alih si sistem mati total, atau berusaha 'membeli' paket data yang sebelumnya, dia akan otomatis menggerus pulsa yang ada. begonya gue.
okelah. 27ribu. gue pengen beli paket 50ribuan, berarti gue tinggal beli pulsa tambahan sekitar 30ribuan. setelah beli pulsa 30ribuan, dan beli paket 50ribuan, ini koq pulsa sisanya bukan 27ribuan, tapi udah tinggal ratusan rupiah.
komplen lah gue ke customer servicenya. setelah mencoba menjelaskan duduk permasalahannya, kaya'nya si CS ga mudeng apa penyebabnya.
berhubung gue juga baru banget punya kartu CDMA ini, dan gue juga masih inget berapa aja pulsa yang gue beli, dan paket data apa aja yang gue langgani.
gue malah suruh CS nya untuk ambil kertas, itung sama dia pembelian pulsa gue dan dikurangi dengan paket data yang gue langgani.
walhasil ternyata, penyebabnya adalah, gue taunya pulsa yang digerus itu bersisa 27.000 rupiah, seperti yang tampil di halaman web pengecekan pulsa. tapi pada kenyataanya sisanya tinggal ribuan rupiah doang. karena yang tercantum di web tersbut ga up to date. jadi ketika gue disconect, pulsanya masih belum 'dihitung' keseluruhan.
]]>
Sekarang ini hampir setiap operator selular 'menjual' paket data internet. dan paket data internet yang ditawarkan pun beragam. ada yang harian, mingguan, bulanan bahkan tahunan. paket data yang dijual, ada yang dibundling dengan peralatan pendukung, seperti modem, mifi, handphone yang bisa jadi hotspot, dll. nah ini, kalau paket datanya dipakai di henpon, gue rasa ga akan terlalu masalah. tapi ketika sudah 'lepas' dari handphone, bisa berdiri sendiri, seperti modem dan mifi, akan mendapatkan hambatan / kesulitan tertentu yang terkait dengan paket data. seperti yang terjadi ketika untuk pertama kalinya gue beli mifi. dan mifi yang gue beli bisa dual antara GSM dan CDMA. seumur-umur gue belum pernah punya henpon CDMA sehingga ga begitu faham dengan hal-hal yang terkait dengan koneksinya. misal, kalau di GSM, ada yang namanya APN yaitu setingan parameter untuk bisa konek ke internet operator. setelah menggunakan nyaris satu bulan, gue pengen nyoba operator CDMA lain. akhirnya gue coba ganti ke SmartFren. maka belilah gue perdana SmartFren. akhirnya kendala pertama gue harus hadapi. yaitu : registrasi. sialnya, gue ga inget bahwa setelah registrasi, gue harus isi pulsa. sekali lagi, pulsa masih 0 (nol). mifi ga bisa mengisi pulsa pake perintah *dial*kode voucher#. bisanya cuma via sms, dengan men-sms kode voucher. tapi sekali lagi: gak ada pulsa, gimana mau ngirim sms?! yang jadi permasalahan buat gue adalah, bahwa sudah banyak perangkat untuk koneksi internet yang bukan handphone. karena bukan handphone jadi tidak punya kemampuan untuk sebagaimana layaknya telepon genggam. jadi cara registrasi, isi pulsa, seharusnya tidak menggunakan cara-cara sebagaimana yang dilakukan ketika menggunakan handphone. tapi penyedia jasa tampaknya sama sekali tidak terpikirkan hal itu. yang penting mereka jualan, terserah penggunanya bisa pake barang yang dijual apa engga.
ada yang paket unlimited, ada paket volume based, dll.
kebetulan bundling dari mifi ini adalah AHA, operator berbasis CDMA. bundling AHA ini juga sekaligus gratis pemakaian internet 1 bulan. karena kartu dan segala perintilannya sudah aktif dan tersetup , udah ga masalah.
gue beli kartu simcard perdana yang tidak ada isi pulsanya, alias 0 (nol) pulsa. dan gue beli voucher pulsa fisik yang 50r.
mifi gue ga punya kemampuan untuk bisa memunculkan atau mendial kode tertentu untuk meregister. sebagaimana kalau simcard baru diaktifkan menggunakan henpon, maka akan muncul kaya' semacam sms yang meminta kita mengisi nama, no ktp, dll.
untung rekan kantor ada yang pake henpon CDMA, maka setelah meminjam dan mengaktifkannya via henpon, barulah simcard aktif.
maka, pinjamlah lagi henpon CDMA tersebut untuk ngisi pulsa.
ujungnya pelanggan datang ke customer service. minimal menelpon untuk minta tolong. iya kalau customer servicenya cerdas, kalo cuma menjawab pertanyaan by the book tokh, ya gue yakin permasalahan yang gue contohin ini ga tertolong.
Beda negara, beda lalu lintasnya. tapi cuma ada dua jenis, yaitu yang 'setir kanan' apa 'setir kiri'.
Indonesia, Australia dan Inggris itu setir kanan. Amerika dan sebagian besar negara di dunia setirnya di kiri.
Di Indonesia, kalau kita menghadap jalan raya mau nyeberang, maka lalu lintasnya bergerak dari kanan ke kiri. dan setir mobilnya di kanan.
tampaknya hal ini juga berlaku untuk orang Arab yang baru pertama kali ke Jakarta. beberapa waktu lalu gue menyaksikan ada orang Arab, yang nyeberang jalan tapi melihat ke arah yang salah, walhasil nyaris saja dia ditabrak taksi. si supir taksinya misuh-misuh menyangka si orang arab ini nyeberang gak liat jalan.
]]>
acara fresh 6.0 merupakan acara 'kopi darat' pertama yang gue datengin setelah bertahun-tahun gak menongolkan diri di dunia nyata. gue menjadi newbie lagi, sebuah rasa yang udah lama gak terasa.
gue sebenernya udah tertarik datang ke acara fresh udah dari sejak lama. tapi waktu dan kesempatan yang terbatas, membuat semua rencana pengen dateng terhalang beberapa kali, sampai akhirnya fresh 6.0 ini gue usahain dateng.
tema nya menarik, teknopreneur (eumm. kenapa bukan technopreneur ya?), enterpreneur - wira usaha dibidang teknologi.
sampe di es teler 77 yang jadi lokasi acara, gue celingak-celinguk, hmm. ada yang gue kenal ga ya? setelah browsing selayang pandang. ternyata ga ada yang gue kenal! hahha. beneran newbie. duduklah gue di pojokan kiri, senyam senyum sama yang duduk duluan disana.
terus karena disuruh register, bergerak lah gue menuju meja yang ditunjuk mcnya, catur. *)
pas dekat meja yang tempat nulis registrasi, begitu ngelewatin seseorang yang lagi duduk di pojokan, eh.. kaya'nya gue kenal nih orang.
dan tu orang pun menujukkan reaksi yang sama,
"eh gue kenal elo dimana ya?" tanya dia duluan..
gue mikir, dan gak nemu jawabannya, "di bandung kali ya?.." nyebutin lokasi tempat gue kuliah terakhir.
"engga.."
"..depok?," tanya gue lagi..
"ahh iyaaaa,"
mulailah otak gue bekerja, hmm.. ah iya, gue kenal dia di kampus di depok. tapi gue ga inget namanya siapa.
"gue sonny," sambil nyodorin tangan.
"suyat,"
ahhh jelas lah semua. ternyata dia senior gue dulu.
obrolan mengarah ke kerjaan, temen-temen lama, dll, dst, deh.
gue dateng jam 7-an, dimana pembicara pertama, Bullit Sesariza *) udah mau selesai, yang gue berhasil tangkep adalah dia lagi nyajiin bahwa game produksi mereka itu sudah di'pasarkan' ke mana-mana di Indonesia ini.
lalu beliau juga menyampaikan, bahwa bisnis mereka itu engine nya adalah, outsource dari penyedia jasa game developer. jadi perusahaan dia hardware nya.
pembicara kedua adalah Yoris Sebastian, gue taunya bahwa dia ini salah satu pemenang dari International Young Creative Entrepreneur Award.
yang gue bisa cerna dari bahasannya yoris ini, bahwa otak kanan harus dilatih. dan bekerjasama lah dengan orang yang mempuyai belahan otak lain :D.
yoris mencontohkan, untuk mencoba menggosok gigi dengan tangan kiri, dan gue ga mengalami kesulitan dalam hal ini.atau memakai jam tangan di tangan yang berbeda dari sehari-hari, atau pulang kerumah untuk mengambil jalan yang berbeda-beda tiap hari.
umm.. untuk pulang kerumah dengan jalan yang berbeda, gue mengalami kendala. yaitu dari sekian jalan untuk bisa sampe kerumah cuma satu jalan yang agak mendingan ga begitu macet dan padat. sisanya males dicoba karena macet dan padatnya itu :P
dan pembicara berikutnya adalah kuncoro. beliau membahas sdp. purely technology! hehe . bahasan mengenai teknologi wireless dan prediksi kemasa depannya.
ada satu yang gue inget dari ucapannya kuncoro, bahwa orang indonesia itu jago dalam banyak hal, tapi dalam hal perorangan, begitu dalam satu tim, jeblok hasilnya. jadi peribahasa "bersatu kita teguh bercerai kita runtuh" itu mengalami anomali untuk orang indonesia, sehingga peribahasanya harus direvisi "..dan bersatu kita runtuh".
ketika ada kesempatan gue memperkenalkan diri gue ~ dengan menyebutkan nickname gue: snydez ~ ke kuncoro, eh beliau menampilkan ekspresi yang menunjukkan keheranan, entah kenapa :D
dan pembicara terakhir adalah Ilman Akbar. yang menayangkan mengenai matt mullenweg dan wordpress nya.
beberapa point yang gue bisa tangkap dari semua presentasi itu;
diakhir acara, gue coba berkenalan dengan beberapa orang. gue berkenalan dengan yang duduk deket gue dan ternyata beliau adalah @yoshi_f, lalu gue mencoba berkenalan dengan orang yang udah gue tau kehidupan maya nya, seperti kukuhtw, pitra, dan dikenalkan dengan andi *), dll.
tapi karena gue juga blank, walhasil ternyata gue melewatkan berkenalan dengan toni , dan juga dengan ronny haryanto. ronny kaya'nya gue salamin pas mau pulang, tapi gak ngeh itu siapa :D.
*) gue gak tahu URL mereka. dan secara virtual pun gue belom kenal mereka.
image: gue capture dari web nya fresh.
]]>
tapi ternyata tidak semua orang tau icon berhuruf b berwarna jingga itu apa. twitter, kaya'nya sekarang semua orang sudah mulai tau. facebook, jangan ditanya. tapi blogspot, apa itu?
]]>
suatu waktu, ada kala yang kita kerjakan/lakukan dari bangun pagi sampai tidur lagi semua salah, semua kacau. super sial. gara-gara satu kesialan, merembet ke-kesialan berikutnya.
sampai-sampai kepikiran, jangan-jangan seluruh alam jagat raya ini lagi berkomplot ngerjain kita. when the universe conspire against you, all hell break loose.
ya, kaya' di film komedi situasi gitulah. niatnya baik nyebrangin nenek-nenek eh malah digaplokin sama tas. udah gitu kesandung jatoh, eh abis itu kecipratan kotoran burung, eh abis itu ada mobil lewat genangan trus nyiprat. terussss aja sial.
tapi ada kalanya semesta lagi baik sama kita. semua yang kita kerjakan tiba-tiba lancar plong tanpa hambatan. misalnya ngelewatin tomang di hari sabtu yang biasanya macet ini koq lancar, eh masuk tol pun lancar, nyampe di tangerang cuma setengah jam dari biasanya satu jam.
tinggal gimana nyikapinya sih, pas seluruh jagat ini lagi iseng ya pasrah aja. kalo diem doang tanpa beraktifitas yang ada malah tambah stress.
atau juga pas suasana lagi beruntung, ya berdoa aja semoga keberuntungan terus memayungi.
kadang kadang gue heran, dari mana sih datangnya ide itu? ada yang wajar, ada yang anehaneh.
struck by idea, the magic of toilet
[..]
]]>alhamdulillah, usia pernikahan kami memasuki tahun ke-5. suka duka, anak-anak kita jalanin bareng.
tahun ini ga sempet ngado-ngado kaya tahun-tahun sebelumnya, makanya judul postingannya pun ga ada tema wedding anniversary.
rencananya sih paling pengen makan malam di hanamasa, kebetulan dapat voucher, eh karena bertepatan dengan pemutaran harry potter di jakarta, malah nitip beli tiket ke novayang lagi pengen beli tiket nonton.
mana hari jumat, hari dimana kadang gue pulang kantor ga ontime. plus weekend dimana jalanan macet. gue prefer untuk langsung ke blitzmegaplex nya. btw - gue baru tau kalo tiket blitzmegaplex bisa dititipin dicounternya. jadi, nova beli terus dititipin gitu aja sama penjaga loketnya. tapi kita malah pulang dulu, istirahat bentar.
dan jam tayang itu 19.45, dan 19.10 kita masih dirumah. lantas ajalah gue ngingat-ingat jalan pintas yang baru sekali gue lewatin untuk sampai ke MoI. akhirnya sampe diloket pas jam 19.45.
harry potter deathly hallows part 2 ini lumayan hambar disana sini, terutama adegan-adegan perkawanan harry,hermione dan ron. garing. sementara ada adegan yang naga itu kurang dimaksimalin, kesannya jadi biasa aja. dan kematian voldemort pun biasa-biasa aja. tapi demi menuntaskannya, akhirnya ya dinikmati aja, apalagi banyak adegan-adegan yang emang gue ga inget pernah baca dibukunya.
]]>